Unsur-unsur dalam seni sebenarnya ada banyak sekali macamnya, karena tidak hanya sebatas pada seni rupa murni dan terapan saja, melainkan juga terdapat pada bidang seni lainnya. Seperti seni teater, musik, dan tari. Namun, pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang unsur-unsur seni rupa yang berbentuk dua dimensi dan 3 dimensi secara lengkap beserta pengertiannya. Contoh dari seni rupa tersebut antara lain lukisan, patung, dan relief. Nah berikut ini adalah penjelasan selengkapnya.

Unsur-unsur Seni Rupa 2 Dimensi dan 3 Dimensi beserta Penjelasannya


1. Titik
Titik merupakan unsur seni rupa yang paling dasar atau paling kecil. Apapun karya seni yang akan dibuat tentu semuanya bermula dari sebuah titik. Melalui titik, kita bisa memunculkan ide-ide ataupun gagasan yang dapat menghasilkan garis, bentuk, hingga bidang.

2. Garis
Garis merupakan bentuk geometri yang dibentuk oleh sebuat titik yang bergerak. Garis juga memiliki beberapa sifat seperti pendek, panjang, tebal, tipis, lurus, melengkung, vertikal, horizontal, dan lain-lain. Menurut wujudnya, garis dapat dibedakan menjadi 2 yaitu garis semu dan garis nyata

3. Bidang
Bidang adalah penggabungan dari beberapa unsur garis menjadi satu. Bidang merupakan unsur dengan dua dimensi karena hanya memiliki panjang dan lebar. Sehingga apabila dibuat menjadi sebuah karya seni hanya bisa dinikmati dari satu arah saja. Contohnya adalah visualisasi seni lukis.

4. Warna
Menurut Wikipedia, warna adalah sebuah spektrum tertentu dalam sebuah cahaya yang sempurna (warna putih). Dalam karya seni rupa, warna juga berfungsi untuk membuat karya yang dihasilkan menjadi lebih hidup serta terkesan lebih ekspresif dibandingkan tidak diberi warna. Terdapat beberapa jenis warna yaitu:

• Warna Primer
Adalah warna-warna dasar seperti merah, kuning, dan biru.

• Warna Sekunder
Adalah warna yang dihasilka dari pencampuran antara warna dua warna primer.Contohnya hijau, orange, dan lain sebagainya.

• Warna Tersier
Adalah campuran antara warna primer dengan sekunder. Contohnya coeklat kemerahan, cokelat kekuningan, cokelat kebiruan, dan lain sebagainya.

5. Bentuk
Bentuk adalah unsur seni rupa berbentuk 3 dimensi yang terdiri atas panjang, lebar, dan tinggi. Perbedaannya dengan bidang yaitu adanya volume. Contoh dari bentuk adalah kubus, balok, bola, limas, dan sebagainya.


6. Tekstur
Unsur adalah salah satu bagian dari seni rupa 3 dimensi tentang bagaimana kesan permukaan suatu objek seni sepert halus, kasar, kilap, ataupun licinnya suatu benda. Untuk mengetahui tekstur suatu seni rupa, maka kita perlu bantuan panca indra berupa penglihatan, dan perabaan.


7. Gelap Terang
Gelap terang biasanya digunakan pada seni rupa dua dimensi seperti lukisan. Fungsinya adalah untuk membuat karya seni menjadi lebih nyata dan seolah memiliki volume jika dilihat dari sisi tertentu. Jadi bagi anda yang ingin membuat lukisan atau gambar dengan hasil yang tampak  nyata, maka perlu sekali untuk mempelajari unsur seni yang satu ini.

8. Ruang
Ruang adalah unsur yang terdapat pada seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi. Namun pada karya 2 dimensi, ruang hanya bersifat semu atau maya karena hanya penggambaran berupa bentuk pipih, cekung, menjorok, dan sebagainya. Sedangkan pada seni 3 dimensi, ruang merupakan unsur nyata yang dinikmati langsung oleh indera pengelihatan dan peraba.

Itulah unsur-unsur seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi beserta penjelasannya, semoga informasi yang kami sampaikan kali ini bermanfaat untuk anda.