Pengertian kalimat kompleks dan simpleks beserta contohnya dalam bahasa Indonesia. Ada 2 macam tipe kalimat di dalamkaidah bahasa Indonesia, yakni kalimat simpleks dan kalimat kompleks. Mengenai kalimat kompleks, kalimat kompleks adalah kalimat yang strukturnya lebih dari satu unsur serta satu verba saja. Di dalam kalimat kompleks, sesuai dengan namanya, maka akan ada lebih dari satu predika, kejadian dan peristiwa. Sedangkan pada kalima simpleks, sudah tersusun strukturnya yakni SPO atau SPOK. Di dalam kalimat kompleks ada 2 struktur kalimat yang umumnya dihubungkan dengan kata konjungsi. Tapi konjungsi tersebut biasanya hanya dihubungkan dengan tanda koma saja. Bahkan kadang tidka diberi tanda apapun.



Contoh perbedaan kalimat simpleks dan kompleks

Berikut adalah contoh kalimat dan perbedaannya langsung:
1. Terong dan tomat digolongkan ke dalam jenis sayur-mayur.
2. Terong dan tomat yang ada di ladang itu digolongkan ke dalam jenis sayur-mayur.
3. Anton akan mendapatkan nilai yang bagus apabila belajar dengan rajin.
4. Apelyang bentuknya kecil itu adalah apel lokal dan yang besar-besar adalah apel import.
Kalimat satu dan dua adalah kalimat simplek karena hanya memiliki satu kata verba yakni ‘digologkan’ saja. sedangkan kalimat yang di ladang itu, bukanlah verba, namun merupakan penjelas nomina atau kata yang ada di depannya. Kalimat tersebut masing-masing kata di dalamya tidak bisa dibuang begitu saja. kalimat nomor tiga dan empat adalah kalimat kompleks sebab memiliki struktur kalimat yang jelas dan dihubungkan dengan konjungsi atau kata sambung. Kalimat empat kata verbanya adalah ‘jenis’ dan ‘digolongkan’. Sementara konjungsinya adalah ‘dan’.

Pembagian Kalimat Komplek

Pengertian kalimat kompleks dan simpleks beserta contohnya mengenai kalimat kalimat kompleks sendiri ada dua macam jenis, yakni kalimat kompleks hipotaktik dan kalimat kompleks paratatik. Penjelasannya masing-masing adalah sebagai berikut:
1. Kalimat kompleks hipotatik
Kalimat kompleks hipotaktik adalah kalimat yang punya 2 struktur makna. Sifatnya tidak setara dan tidak sejajar yang digabungkan menjadi satu kalimat utuh, digabungkan dengan kata konjungsi atau kata hubung seperti dan, apabila, karena, jika dan lain-lain. Contohnya sebagai berikut ini:
– Apabila kamu menuruti nasehat orang tua maka hidup kedepannya akan baik-baik saja
– Rawatlah dan siramnya tumbuhan tersebut agar tidak layu
2. Kalimat kompleks paratatik
Kalimat jenis ini adalah kalimat yang memiliki 2 struktur verba, maknanya setara dansejajar. Contoh konjungsi yang sering digunakan dalam kalimat jenis ini adalah dan, atau dan tetap. Contoh kalimat kompleks paratatik adalah sebagai berikut ini:
– Ia menanam bunga anggrek dan ia sangat rajin merawatnya.
– Pakailah pakaian apapun yang kau miliki asalkan sopan.

Pengertian kalimat kompleks dan simpleks beserta contohnya di dalam bahasa Indonesia adalah suatu hal yang harus dipahami dengan baik. Banyak yang menyepelekan bahasa Indonesia, kebanyakan orang mengira bahwa bahasa Indonesia adalah suatu pelajaran atau hal yang mudah sebab sudah umum digunakan sehari-hari ketika bercakap-cakap. Namun, sejatinya bahasa Indonesia tidak semudah yang dikira. Dalam bahasa Indonesia ada beberapa aturan yang harus ditaati dalam prakteknya. Bahasa yang baik kini sudah semakin tergerus dengan bahasa gaul yang kadang tidak terstruktur secara rapi. Baik itu penggunaan bahasa bakunya, bahasa formalnya, kaidah kebahasaan, ejaan yang disempurnakan, majas dan lain sebagainya. Sekian informasi mengenai kalimat simpleks dan kompleks ini, semoga bermanfaat bagi para pembaca yang mencari info tentang hal serupa.