Tari kelompok
merupakan salah satu kategori atau jenis tari berdasarkan jumlah penarinya. Di
Indonesia sendiri ada banyak sekali contoh tari kelompok yang tersebar mulai
dari Sabang sampai Merauke. Apa sajakah tari berkelompok yang ada di Indonesia?
Bagi anda yang penasaran, berikut adalah informasi mengenai macam-macam taru
kelompok Nusantara beserta penjelasan dan daerah asalnya.

Macam-Macam Tari Kelompok Nusantara Beserta Penjelasan
dan Asal Daerahnya
1.       Tari Bedhaya Ketawang,
Yogyakarta
Tarian kelompok yang berasal dari daerah
Yogyakarta ini merupakan sebuah tari sakral yang sering ditampilkan dalam
lingkungan istana Keraton Yogyakarta dan Solo. Tari Bedhaya ketawang adalah
tari yang diciptakan dengan tujuan untuk memberikan persembahan dan pemujaan
kepada Sang Pencipta. Pada awal mulanya, tari sakral ini hanya dibawakan oleh 7
orang wanita saja. Namun karena dianggap penting dan cukup sakral fungsinya,
akhirnya penari dalam tari Bedhaya Kaetawang ditambah menjadi 9 orang yang terdiri
atas 8 pria dan wanita serta 1 sosok gaib yang dipercaya merupakan sosok Nyai
Roro Kidul.
2.       Tari Pakarena, Sulawesi
Selatan
Dari daerah Sulawesi Selatan terdapat
salah satu jenis tari berkelompok yaitu Tari Pakarena. Dalam pertunjukannya,
tarian ini diiringi oleh 2 gandrang dan sepasang instrumen bernama puik-puik. Salah
satu maestro dari Tari Pakarena yang sangat terkenal adalah Alm. Maccopong Deng
Rannu dari Kabupaten Gowa. Selain itu terdapat juga jenis lain dari tari ini
yaitu Tari Pakarena Gantarang yang berasal dari sebuah kampung bernama
Gantarang lalang Bata di Kepulauan Selayar.
3.       Tari Serimpi, Jawa Tengah
Tari Serimpi merupakan salah satu tari
kelompok dari Jawa Tengah yang sudah lama ada dan tumbuh di kalangan istana
kerajaan. Tari Serimpi telah lama dianggap sakral oleh keraton-keraton di Jawa
dan kelasnya tidak bisa disamakan dengan tarian-tarian lainnya. Bahkan dahulu,
Tari Serimpi ini hanya bole dimainkan oleh orang-orang pilihan keraton. Hal itu
dikarenakan Tari Serimpi memiliki tingkat kesakralan yang menyamai benda-benda
pusaka kekuasaaan raja peninggalan kerajaan Jawa Hindu.
4.       Tari Gantar, Kalimantan Timur
Tari Gantar merupakan tari kelompok
Nusantara yang berasa dari Suku Dayak Benuaw dan Dayak Tanjung di daerah
Kalimantan Timur. Tarian ini menceritakan tentang kegembiraan sekaligus
menggambarkan keramahan tamahan dari Suku Dayak dalam menyambut kedatangan tamu
yang mengunjungi mereka. Tari Gantar menggunakan properti berupa kayu yang
digunakan untuk melubangi tanah serta bambu pendek berisi benih padi yang siap
ditaburkan pada lubang yang telah dibuat. Sedangkan gerakan kaki pada setiap
penarinya menggambarkan tentang cara menutup lubang yang telah diisi dengan
benih padi tersebut.
5.       Tari Gending Sriwijaya,
Sumatera Selatan
Contoh tari kelompok dari Sumtera yang sudah
cukup terkenal adalah tari Gending Sriwijaya. Tarian ini biasa dibawakan oleh 9
orang penari wanita yang diiringi oleh musik dan lagu-lagu melayu. Tari Gending
Sriwijaya merupakan simbol yang menggambarkan tentang kejayaan dan kekuatan
yang pernah diraih oleh bangsa Sumatera di kancah internasional pada zaman
keemasannya dulu. Busana yang digunakan oleh penari dalam tarian ini berupa
selendang mantri, aesan gede, tanggai, dodot, dan paksangkong. Dibelakang
tarian ini terdapat seorang penyanyi yang menyanyikan lagu Gending Sriwijaya
sebagai musik atau lagu pengiringnya.

Demikianlah
pembahasan materi kali ini mengenai macam-macam tari kelompok Nusantara beserta
penjelasan dan asal daerahnya
. Semoga informasin yang kami berikan kali ini
bermanfaat untuk anda.