Seni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa murni yang merupakan bentuk eskpresi dari seorang seniman melalui bidang 2D. Biasanya seniman menggunakan kanvas, kertas, dan papan sebagai dasar untuk menciptakan karya lukisan. Sama halnya dengan cabang seni rupa lainnya, seni lukis juga memiliki beberapa aliran dengan ciri khas dan keunikannya masing-masing. Berikut adalah macam-macam aliran dalam seni lukis beserta penjelasan dan tokoh-tokohnya.

Macam-Macam Aliran dalam Lukisan Beserta Penjelasannya


1. Aliran Suralisme
Suralisme adalah aliran seni lukis yang mengaitkan dunia fantasi. Hasilnya berupa lukisan yang sulit dicerna dengan akal sehat karena berisi tentang fantasi berupa khayalan yang tidak logis dan terasa asing. Tokoh yang berada dalam aliran seni lukis suralisme antara lain Amang Rahman, Sudiardjo, Andre Masson, Joan Miro, dan Salvador Dali.

2. Aliran Naturalisme
Aliran naturalisme merupakan aliran melukis objek secara alami sehingga hasil lukisannya mirip dengan bentu aslinya. Biasanya aliran seni ini bertemakan alam dengan mengugunakan teknik gradasi warna yang begitu khas. Jika diteliti dengan cermat, maka bisa dilihat bahwa pada aliran ini, lukisan yang dihasilkan memiliki prespektif, pewarnaan, tekstur, serta gelap terang yang dikerjakan secara teliti. Sehingga membuatnya terlihat persis seperti objek aslinya. Tokoh yang masuk dalam aliran naturalisme antara lain Abdullah Sudiro Subroto, Basuki Abdullah, Gambir Anom, dan trubus.

3. Aliran Abstraksionisme
Aliran abstraksionisme dikenal sebagai seni lukis yang menghindari peniruan objek secara mentah-mentah. Aliran ini menggunakan bentuk dan warna secara non-representasional dengan memberikan sensasi keberadaan objek. Ciri dari seni lukis aliran abstraksionisme yaitu menampilkan unsur-unsur seni lukis yang disusun secara tidak terbatas dari bentuk-bentuk yangtersedia di alam. Tokoh yang berada dalam aliran ini antara lain Adolf Got Lieb, Bornet Newman, Clyfford Stll, Mark Rothko, dan Robert Montherwell.

4. Aliran Ekspresionisme
Sesuai dengan namanya, aliran seni lukis ini merupakan bentuk ekspresi jiwa dan emosi mendalam dari senimannya. Aliran ini memberikan kebebasan dalam hal distorsi bentuk dan warna sehingga memiliki ciri-ciri berupa ungkapan depresi dan kemarahan dari sang pembuatnya. Tokoh yang mengikuti aliran seni lukis eskpresionisme adalah Affandi, Paul Gaugiun, Zaini, Popo Iskandar, dan Vincent Van Gogh.

5. Aliran Fauvisme
Aliran ini menekankan pada kebebasan dalam bereskpresi sehingga lukisan yang dihasilkan memiliki kontras dengan bentuk objek dan warna aslinya. Warna-warnanya cenderung liar dan tidak disesuaikan dengan warna aslinya. Kesan garis yang dihasilkan pun terasa begitu kuat sehingga penikmatnya bisa langsung merasakan keberadaannya. Tokoh yang masuk kedalam aliran seni lukis fauvisme antara lain Andre Dirrain, Henry Matisse, Rauol Dufi, dan Kess Van Dongen.

6. Aliran Futurisme
Aliran futurisme memiliki ciri berupa hasil lukisan yang terlihat seolah bergerak. Sebuah objek yang dilukis digambarkan berulang sebanyak beberapa kali secar prespektif. Dalam proses pembuatannya, seniman harus menekankan pada keindahan gerak, garis, visual, dan warna sebagai seni lukis yang anti kubisme dan statis. Tokoh seniman yang menganut aliran futurisme di antaranya Carlo Carra, Sculptor, Umberto Boccioni, dan Giacomo Balla.


7. Aliran Konstruktivisme
Aliran ini menekankan pada penggambaran sebuah bangunan. Objek utama yang dilukis adalah gambar sebuah bangunan dengan latar yang berada di sekitar bangunan. Objek utamanya dapat berupa bangunan kuno, klasik, modern, dan jenis-jenis bangunan lainnya. Tokoh yang termasuk dalam aliran seni lukis konstruktivisme yaitu Jim Nyoman Nuarta, Sprinka, Victor Pasmore, dan Liubuv Popova.

Itulah macam-macam aliran dalam seni lukis beserta penjelasan  dan tokohnya. Semoga bermanfaat untuk anda.