Kritik musik sangatlah penting dilakukan untuk bisa mengetahui kualitas serta mengevaluasinya. Dengan begitu karya seni yang telah tercipta dapat diperbaiki atau dikembangkan agar bisa menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang. Ada beberapa jenis kritik musik yang perlu anda ketahui, yaitu kritik jurnalistrik, pedagogik, ilmiah, dan populer. Pendekatan dalam melakukan krtitik seni musik juga ada beberapa macam yaitu pendekatan secara formalistrik, instumentalistik, dan ekspresivistik. Nah bagaimanakah jenis serta pendedekatan dalam kritik seni musik? Bagi anda yang penasaran, berikut adalah ulasan selengkapnya.

Jenis dan Pendekatan dalam Kritik Seni Musik

Jenis Kritik Musik

1.       Kritik Jurnalistik
Kritik jurnalistik merupakan kritik yang isinya mengandung aspek pemberitaan. Tujuan dari dilakukannya kritik ini adalah untuk memberikan informasi mengenai berbagai peristiwa musik dan rekaman musik kepada khalayak ramai. Biasanya kritik jurnalistrik ditulis secara ringkas karena untuk dimuat dalam surat kabar maupun majalah.
2.       Kritik Pedagogik
Pedagogik merupakan kritik yang umum diterapkan oleh pengejar bidang kesenian di suatu lembaa pendidikan. Tujuan dari dilakukannya kritik ini adalah untuk memberikan edukasi serta mengembangkan bakat dari peserta didik. Kritik pedagogik dilakukan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan objeknya berupa murid itu sendiri dengan beragam cara, misalnya lomba menanyi atau lomba band.
3.       Kritik Ilmiah
Kritik ilmiah merupakan jenis kritik musik yang prosesnya cukup panjang karena melalui metode peneltian ilmiah dengan kajian secara luas yang dilakukan secara mendalam dan sistematis, baik pada saat analisis maupun membandingkannya dengan karya seni musik lainnya. Jenis kritik ini ini dapat dipertanggugjawabkan nantinya secara estetis dan akademis.
4.       Kritik Populer
Menurut Bangung, kritik populer adalah kritik yang dilakukan secara terus menerus secara langsung atau tidak langsung dikerjakan oleh penulis yang tidak menuntut keahlian kritis. Jadi kritik ini disampaikan pada kesetiaan atas suatu gaya dan jenis musik yang ditekuni.
Pendekatan Kritik Seni Musik

1.       Pendekatan Formalistik
Pendekatan formalistik menganggap bahwa seni memiliki kehidupannya sendiri dan semuanya terlepas dari kehidupan sehari-hari. Pendekatan kritik ini menuntut kesempurnaan dari seni musik yang sedang dibahas atau diapresiasi. Tatanan yang terpadu antara unsur formal dan dasarn pembangun merupakan kriteria dari pendekatan secara formalistik. Selain itu juga menghindari unsur esteis yang kurang relavcan sepersi sejatah, deskripsi sosial, unsur yang kurang relavan lainnya.
2.       Pendekatan Instrumentalik
Pendekatan instrumentalik biasanya digunakan dengan tujuan untuk mengemabangkan bidang moral, politik, ataupun psikologi. Pendekatan ini menganggap seni sebagai sarana atau instrumen untuk mengembangkan bidang-bidang tersebut. Pada pendekatan ini, seni musik dianggap untuk digunakan mencapai tujuan tertentu sehingga penilainnya bukan dari bagiamana penyajiannya, melainkan bagaimana dampak dari karya seni musik tersebut dalam kehidupan masyarakat. Pendekatan inilah yang mengutamakan nilai kegunaan pada seni nya.
3.       Pendekatan Ekspresivistik
Pendekatan kritik yang berikut ini menganggap bahwa sei musik merupakan sebuah rekaman perasaan yang diekspresikan kedalam lagu. Jadi pendekatan ini mengatakan bahwa seni merupakan sarana komunikasi. Jadi, para kritikus yang menggunakan pendekatan ini tentunya akan mempelajari pengalaman orang yang menciptakan musik yang akan ia kritik. Akan tetapi dalam prosesnya tetap memperhatikan aspek teknik dalam melakukan penyajian gagasan yang digunakan untuk mendukung emosi pencipta musiknya.
Itulah jenis dan pendekatan dalam kritik seni musik. Semoga informasi yang kami berikan kali ini dapat bermanfaat untuk anda.