Peraturan dasar
tenis meja
wajib diketahui bagi kamu
yang ingin belajar olahraga ini. Selain untuk menambah pengetahuan seputar
olahraga pingpong, hal tersebut juga berguna ketika kamu terjun ke pertandingan
yang sebenarnya.

Sebelum mengetahui peraturan dasarnya, ada baiknya kamu menyimak terlebih dulu sejarah singkat tentang tenis meja.

Sejarah Singkat Tenis Meja

Cabang olahraga yang menjadikan meja sebagai lapangan bermainnya ini ternyata lahir di daratan Inggris pada tahun 1800-an. Tenis meja bermula dari kebiasaan orang Inggris yang gemar saling melempar bola terbuat dari gabus di atas meja makan.

Lambat laun, tenis meja semakin berkembang. Perkembangan yang mencolok yaitu ekspansi ke wilayah-wilayah yang ada di Amerika di tahun 1900-an.

Setelah ekspansi ke Amerika, dau alat penting yang digunakan untuk permainanpun bmengalami perubahan. Bola yang awalnya terbuat dari gabus diganti menjadi selulose dan papan kecil yang digunakan untuk memukul bola (bet) yang awalnya hanya terbuat dari kayu akhirnya dilapisi karet di permukaannya.

Peraturan Dasar Tenis Meja

Peralatan:

·       Meja Permainan

Meja yang digunakan harus berbentuk persegi panjang yang panjangnya 2,74 m, lebarnya 1,525 m, dan tingginya 76 cm.

Permukaan meja ditutupi dengan warna cat atau pelapis yang gelap dan memiliki gari sputih selebar 2 cm di tiap sisinya.

·       Jaring Pembatas (Net)

Panjang jaring pembatas adalah 183 cm dengan tinggi 15,25 cm. Jika dihitung luas jaring pembatas harus mencapai 0.279 m2.

Jaring pembatas rapat dan panjangnya sesuai dengan lebar meja. Jaring pembatas juga harus menempel pada tiang penyangga.

·       Bola

Sesuai namanya, bola harus berbentuk bulat, berdiameter 40 mm, dan beratnya 2.7 gram.

Bola berwarna kuning atau putih dan terbuat dari selulosa.

·       Alat Pemukul Bola (Bet)

Bet berbentuk bundar dengan pegangan di bawahnya.

Terbuat dari kayu dengan lapisan karet di atasnya.

Permainan:

1.     Pemain menggunakan bet untuk memukul bola.

2.     Servis dilakukan oleh pemain yang melakukan pukulan pertama pada reli.

3.     Penerima bola disebut receiver.

4.     Wasit bertugas mengawasi dan mengidentifikasi kecurangan yang dilakukan selama pertandingan.

5.     Wasit memiliki pembantu untuk mengawasi permainan dan mengambil keputusan tertentu.

Servis

1.     Mula-mula, bola harus ada di atas telapak tangan pemain.

2.     Bola dilempar vertical.

3.     Saat dilempar, minimal bola terlempar setinggi 16 cm.

4.     Pemain memukul bola setelah jatuh.

5.     Servis sah jika ketika bola dipukul akan memantul di wilayah pemain, melawati net, dan jatuh di wilayah lawan.

Tips Bermain Tenis Meja untuk Pemula

a.     Memegang Bet

Buat kamu para pemula olahraga pingpong, pilihlah salah satu dari 3 cara memegang bet ini. Dijamin membuat permainanmu makin ciamik.

·       Peganglah bet seperti sedang berjabat tangan (Shakehand Grip).

Teknik ini membuat tanganmu leluasa dalam melakukan pukulan dan lebih praktis.

·       Peganglah bet seperti sedang memegang pensil (Penhold Grip).

Teknik ini membuat pergelengan tanganmu bisa melakukan pukulan yang cepat.

·       Peganglah bet seperti sedang memegang pemukul kasur (Seemiler/American Grip).

Teknik ini membuat pergelangan tanganmu mudah bergerak ketika pukulan forehand.

Forehand adalah pukulan dengan menggunakan bagian depat bet.

b.     Posisi Tubuh

Posisi tubuh yang baik dapat membuat permainanmu terlihat lebih profesional.

·       Tubuh menghadap meja pertandingan

·       Tubuh berada di tengah meja dengan jarak wajar

·       Kaki dibuka sejajar dan ditekuk seperti kuda-kuda

·       Badan dibungkukkan sedikit

·       Tangan yang memegang bet ada di depan badan

Nah, setelah mengetahui peraturan dasar tenis meja ini dijamin pengetahuan dan cara bermainmu di lapangan tidak kalah dengan pemain lama.